- All-New, High-Contrast E Ink Screen - 50% better contrast with latest E Ink Pearl technology
- Read in Bright Sunlight - No glare
- New and Improved Fonts - New crisper, darker fonts
- New Sleek Design - 21% smaller body while keeping the same 6" size reading area
- 17% Lighter - Only 8.7 ounces, weighs less than a paperback
- Battery Life of Up to Two Months - A single charge lasts up to two months with wireless off
- Double the Storage - Up to 3,500 books
- Books in 60 Seconds - Download books anytime, anywhere
- Free 3G Wireless - No monthly payments, no annual contracts
- Built-In Wi-Fi - In addition to the 3G wireless, you can connect to Wi-Fi hotspots
- 20% Faster Page Turns - Seamless reading
- Enhanced PDF Reader - With dictionary lookup, notes, and highlights
- New WebKit-Based Browser - Browse the web over Wi-Fi (experimental)
- Special Offers - Special offers and sponsored screensavers display on the Kindle screensaver and on the bottom of the home screen—they don't interrupt reading
Tampilkan postingan dengan label NEWS KOMPUTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS KOMPUTER. Tampilkan semua postingan
Minggu, 21 Agustus 2011
Kindle is our #1 bestselling item for two years running. It's also the most-wished-for, most-gifted, and has the most 5-star reviews of any product on Amazon. Now it's even better.
Kamis, 16 Desember 2010
system multimedia
SISTEM MULTIMEDIA
A multimedia system is any system which supports more than a single kind of media [AHD 1991].
Bagaimana sistem bisa disebut sebagai sistem multimedia?
1. Kombinasi Media
A multimedia system is any system which supports more than a single kind of media [AHD 1991].
Bagaimana sistem bisa disebut sebagai sistem multimedia?
1. Kombinasi Media
Sistem disebut sistem multimedia jika kedua jenis media (continuous/discrete) dipakai. Contoh media diskrit : teks dan gambar, dan media kontinu adalah audio dan video.
2. Independence
2. Independence
Aspek utama dari jenis media yang berbeda adalah keterkaitan antar media tersebut. Sistem disebut sistem multimedia jika tingkat ketergantungan/
keterkaitan antar media tersebut rendah.
3. Computer-supported Integration
Sistem harus dapat melakukan pemrosesan yang dikontrol oleh komputer. Sistem dapat diprogram oleh system programmer/ user.
keterkaitan antar media tersebut rendah.
3. Computer-supported Integration
Sistem harus dapat melakukan pemrosesan yang dikontrol oleh komputer. Sistem dapat diprogram oleh system programmer/ user.
Sistem Multimedia dapat dibagi menjadi:
1. Sistem Multimedia Stand Alone
Sistem ini berarti merupakan sistem komputer multimedia yang memiliki minimal storage (harddisk, CD-ROM/DVD-ROM/CD-RW/DVD-RW), alat
input (keyboard, mouse, scanner, mic), dan output (speaker, monitor, LCD Proyektor), VGA dan Soundcard.
2. Sistem Multimedia Berbasis Jaringan
input (keyboard, mouse, scanner, mic), dan output (speaker, monitor, LCD Proyektor), VGA dan Soundcard.
2. Sistem Multimedia Berbasis Jaringan
Sistem ini harus terhubung melalui jaringan yang mempunyai bandwidth yang besar. Perbedaannya adalah adanya sharing sistem dan pengaksesan terhadap sumber daya yang sama. Contoh: video converence dan video broadcast Permasalahan: bila bandwidth kecil, maka akan terjadi kemacetan jaringan, delay dan masalah infrastruktur yang belum siap.
Read More..
MULTIMEDIA
DEFINISI MULTIMEDIA
MULTI [latin nouns] : banyak; bermacam-macam
MEDIUM [latin] : sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu
MEDIUM [American Heritage Electronic
Dictionary, 1991] : alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi
Multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, grafik, animasi, dan video.
Beberapa definisi menurut beberapa ahli:
1. Kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996)
2. Kombinasi dari tiga elemen: suara, gambar, dan teks (McComick,
1996)
3. Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan
gambar (Turban dan kawan-kawan, 2002)
4. Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin
dan Linda, 2001)
5. Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter 2001 adalah:
pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, video, dengan menggunakan tool yang memungkinkan
pemakai berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi.
Sedangkan menurut wikipedia.org:
Multimedia is the use of several different media to convey information (text, audio, graphics, animation, video, and interactivity). Multimedia also refers to
computer data storage devices, especially those used to store multimediantent.
DEFINISI KOMPUTER MULTIMEDIA
Menurut wikipedia.org:
Komputer Multimedia adalah sebuah komputer yang dikonfigurasi sesuai dengan rekomendasi dan memiliki sebuah CD-ROM. Standarisasi komputer mutlimedia dilakukan oleh "Multimedia PC Marketing Council", sebuah
kelompok kerja dari sebuah perusahaan yang dahulu bernama Software Publishers Association (sekarang bernama Software and Information Industry Association). Perusahaan ini merupakan gabungan dari Microsoft, Creative
Labs, Dell, Gateway, dan Fujitsu.
Kenapa CD-ROM?
Karena dahulu multimedia sebatas hanya kemampuan komputer untuk menampilkan video melalui sebuah CD-ROM saja.
Standar Komputer Multimedia menurut Software and Information Industry
Association:
Pada tahun 1990:
• 16 MHz 386SX CPU
• 2MB RAM
• 30MB hard disk
• 256-color, 640 x 480 VGA video card
• 1x CD-ROM drive using no more than 40% of CPU to read, with < 1 second seek time
• Sound card outputting 22 kHz, 8-bit sound; and inputting 11 kHz, 8- bit sound
• Windows 3.0 with Multimedia Extensions.
Pada tahun 1993:
• 25 MHz 486SX CPU
• 4 MB RAM
• 160 MB hard disk
• 16-bit color, 640×480 VGA video card
• 2X CD-ROM drive using no more than 40% of CPU to read at 1x, with < 400ms seek time
• Sound card outputting 44 kHz, 16-bit sound
• Windows 3.0 with Multimedia Extensions, or Windows 3.1
Pada tahun 1996:
• 75 MHz Pentium CPU
• 8 MB RAM
• 540 MB hard disk
• Video system that can show 352×240 at 30 frames per second, 15- bit color
• MPEG-1 hardware or software video playback
• 4x CD-ROM drive using no more than 40% of CPU to read, with <
250ms seek time
• Sound card outputting 44 kHz, 16-bit sound
• Windows 3.11
MENGAPA MULTIMEDIA?
Multimedia dapat digunakan dalam:
1. Bidang periklanan yang efektif dan interaktif
2. Bidang pendidikan dalam penyampaian bahan pengajaran secara interaktif dan dapat mempermudah pembelajaran karena dididukung oleh berbagai aspek: suara, video, animasi, teks, dan grafik
3. Bidang jaringan dan internet yang membantu dalam pembuatan website yang menarik, informatif, dan interaktif
Menurut riset Computer Technology Research (CTR):
1. Orang mampu mengingat 20% dari yang dilihat
2. Orang mampu mengingat 30% dari yang didengar
3. Orang mampu mengingat 50% dari yang didengar dan dilihat
4. Orang mampu mengingat 30% dari yang didengar, dilihat, dan dilakukan.
Multimedia mampu:
1. Mengubah tempat kerja. Dengan adanya teleworking, para pekerja dapat melakukan pekerjaanya tidak harus dari kantor. Contoh software yang mendukung teleworking/telecommuting: Netmeeting!
2. Mengubah cara belanja. Homeshopping/teleshopping dapat dilakukan dengan menggunakan internet, kemudian barang datang
dengan sendirinya.
4
3. Mengubah cara bisnis. Nokia membuat bisnis telepon seluler, banyak perusahaan menggunakan sistem jual beli online, bank menggunakan cara online-banking.
4. Mengubah cara memperoleh informasi. Orang-orang mulai menggunakan internet dan berbagai software untuk mencari informasi.
Misalnya: membaca koran online, detik.com, menggunakan software kesehatan, belajar gitar dari software dan masih banyak lagi.
5. Mengubah cara belajar. Sekolah mulai menggunakan komputer multimedia, belajar online, menggunakan e-book.
6. Internet Multimedia juga mulai bersaing dengan televisi dan radio.
Media (berdasar ISO93a) dapat diklasifikan menjadi beberapa kriteria :
1. Perception Medium
• Perception media membantu manusia untuk merasakan lingkungannya
• “Bagaimana manusia menerima informasi pada lingkungan komputer?” Æ Persepsi informasi melalui penglihatan atau pendengaran
• Perbedaan persepsi informasi melalui “melihat” dan “mendengar”
• Aspek pada perception medium :
i. Aspek Representative Space: sesuatu yang terkandung daklam presentasi secara nyata
- Kertas, layar
- Slide show, power point
ii. Aspek Representative Values: nilai-nilai yang terkandung dalam presentasi
- Self contained (interpretasi tiap orang berbeda), misal:
suhu, rasa, bau
- Predefined symbol set (sudah disepakati sebelumnya), misal: teks, ucapan, gerak tubuh
iii. Aspek Representation Dimension
- Ruang (space)
- Waktu (time) :
time independent, discreet (text, grafis)
time dependent , continuous media (video, audio, sinyak dari sensor yang berbeda)
2. Representation Medium
• Representation media ditentukan oleh representasi informasi oleh komputer
• “Bagaimana informasi pada komputer dikodekan?” Æ Menggunakan berbagai format untuk merepresentasikan informasi. Contoh :
- Text : ASCII dan EBCDIC
- Grafis : CEPT atau CAPTAIN videotext
- Audio stream : PCM (Pulse Coding Method) dengan kuantisasi linier 16 bit
- Image : Facsimile (standard ISO) atau JPEG
- Audio/video : TV standard (PAL, SECAM, NTSC), computer standard (MPEG)
3. Presentation Medium
• Tool dan device yang digunakan untuk proses input dan output informasi
• “Melalui media apa informasi disajikan oleh komputer, atau dimasukkan ke komputer?”
Æ Output : kertas, layar, speaker
Æ Input : keyboard, mouse, kamera, microphone
4. Storage Medium
• Pembawa data yang mempunyai kemampuan untuk menyimpan informasi (tidak terbatas pada komponen komputer)
• “Dimanakah informasi akan disimpan?” Æ microfilm, floppy disk, hard disk, CD ROM, DVD, MMC, SDCard
5. Transmission Medium
• Pembawa informasi yang memungkinkan terjadinya transmisi data secara kontinyu (tidak termasuk media penyimpanan)
• “Melalui apa informasi akan ditransmisikan?” Æ melalui jaringan, menggunakan kabel (coaxial, fiber optics), melalui udara terbuka (wireless)
6. Information Exchange Medium
• Pembawa informasi untuk transmisi, contoh : media penyimpanan dan media transmisi
• “Bagaimana informasi dari tempat yang berbeda saling dipertukarkan?” Æ direct transmission dengan jaringan komputer, combined (storage dan transmission media), web yang berisi informasi, e-book, forum
Read More..
MULTI [latin nouns] : banyak; bermacam-macam
MEDIUM [latin] : sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu
MEDIUM [American Heritage Electronic
Dictionary, 1991] : alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi
Multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, grafik, animasi, dan video.
Beberapa definisi menurut beberapa ahli:
1. Kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996)
2. Kombinasi dari tiga elemen: suara, gambar, dan teks (McComick,
1996)
3. Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan
gambar (Turban dan kawan-kawan, 2002)
4. Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin
dan Linda, 2001)
5. Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter 2001 adalah:
pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, video, dengan menggunakan tool yang memungkinkan
pemakai berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi.
Sedangkan menurut wikipedia.org:
Multimedia is the use of several different media to convey information (text, audio, graphics, animation, video, and interactivity). Multimedia also refers to
computer data storage devices, especially those used to store multimediantent.
DEFINISI KOMPUTER MULTIMEDIA
Menurut wikipedia.org:
Komputer Multimedia adalah sebuah komputer yang dikonfigurasi sesuai dengan rekomendasi dan memiliki sebuah CD-ROM. Standarisasi komputer mutlimedia dilakukan oleh "Multimedia PC Marketing Council", sebuah
kelompok kerja dari sebuah perusahaan yang dahulu bernama Software Publishers Association (sekarang bernama Software and Information Industry Association). Perusahaan ini merupakan gabungan dari Microsoft, Creative
Labs, Dell, Gateway, dan Fujitsu.
Kenapa CD-ROM?
Karena dahulu multimedia sebatas hanya kemampuan komputer untuk menampilkan video melalui sebuah CD-ROM saja.
Standar Komputer Multimedia menurut Software and Information Industry
Association:
Pada tahun 1990:
• 16 MHz 386SX CPU
• 2MB RAM
• 30MB hard disk
• 256-color, 640 x 480 VGA video card
• 1x CD-ROM drive using no more than 40% of CPU to read, with < 1 second seek time
• Sound card outputting 22 kHz, 8-bit sound; and inputting 11 kHz, 8- bit sound
• Windows 3.0 with Multimedia Extensions.
Pada tahun 1993:
• 25 MHz 486SX CPU
• 4 MB RAM
• 160 MB hard disk
• 16-bit color, 640×480 VGA video card
• 2X CD-ROM drive using no more than 40% of CPU to read at 1x, with < 400ms seek time
• Sound card outputting 44 kHz, 16-bit sound
• Windows 3.0 with Multimedia Extensions, or Windows 3.1
Pada tahun 1996:
• 75 MHz Pentium CPU
• 8 MB RAM
• 540 MB hard disk
• Video system that can show 352×240 at 30 frames per second, 15- bit color
• MPEG-1 hardware or software video playback
• 4x CD-ROM drive using no more than 40% of CPU to read, with <
250ms seek time
• Sound card outputting 44 kHz, 16-bit sound
• Windows 3.11
MENGAPA MULTIMEDIA?
Multimedia dapat digunakan dalam:
1. Bidang periklanan yang efektif dan interaktif
2. Bidang pendidikan dalam penyampaian bahan pengajaran secara interaktif dan dapat mempermudah pembelajaran karena dididukung oleh berbagai aspek: suara, video, animasi, teks, dan grafik
3. Bidang jaringan dan internet yang membantu dalam pembuatan website yang menarik, informatif, dan interaktif
Menurut riset Computer Technology Research (CTR):
1. Orang mampu mengingat 20% dari yang dilihat
2. Orang mampu mengingat 30% dari yang didengar
3. Orang mampu mengingat 50% dari yang didengar dan dilihat
4. Orang mampu mengingat 30% dari yang didengar, dilihat, dan dilakukan.
Multimedia mampu:
1. Mengubah tempat kerja. Dengan adanya teleworking, para pekerja dapat melakukan pekerjaanya tidak harus dari kantor. Contoh software yang mendukung teleworking/telecommuting: Netmeeting!
2. Mengubah cara belanja. Homeshopping/teleshopping dapat dilakukan dengan menggunakan internet, kemudian barang datang
dengan sendirinya.
4
3. Mengubah cara bisnis. Nokia membuat bisnis telepon seluler, banyak perusahaan menggunakan sistem jual beli online, bank menggunakan cara online-banking.
4. Mengubah cara memperoleh informasi. Orang-orang mulai menggunakan internet dan berbagai software untuk mencari informasi.
Misalnya: membaca koran online, detik.com, menggunakan software kesehatan, belajar gitar dari software dan masih banyak lagi.
5. Mengubah cara belajar. Sekolah mulai menggunakan komputer multimedia, belajar online, menggunakan e-book.
6. Internet Multimedia juga mulai bersaing dengan televisi dan radio.
Media (berdasar ISO93a) dapat diklasifikan menjadi beberapa kriteria :
1. Perception Medium
• Perception media membantu manusia untuk merasakan lingkungannya
• “Bagaimana manusia menerima informasi pada lingkungan komputer?” Æ Persepsi informasi melalui penglihatan atau pendengaran
• Perbedaan persepsi informasi melalui “melihat” dan “mendengar”
• Aspek pada perception medium :
i. Aspek Representative Space: sesuatu yang terkandung daklam presentasi secara nyata
- Kertas, layar
- Slide show, power point
ii. Aspek Representative Values: nilai-nilai yang terkandung dalam presentasi
- Self contained (interpretasi tiap orang berbeda), misal:
suhu, rasa, bau
- Predefined symbol set (sudah disepakati sebelumnya), misal: teks, ucapan, gerak tubuh
iii. Aspek Representation Dimension
- Ruang (space)
- Waktu (time) :
time independent, discreet (text, grafis)
time dependent , continuous media (video, audio, sinyak dari sensor yang berbeda)
2. Representation Medium
• Representation media ditentukan oleh representasi informasi oleh komputer
• “Bagaimana informasi pada komputer dikodekan?” Æ Menggunakan berbagai format untuk merepresentasikan informasi. Contoh :
- Text : ASCII dan EBCDIC
- Grafis : CEPT atau CAPTAIN videotext
- Audio stream : PCM (Pulse Coding Method) dengan kuantisasi linier 16 bit
- Image : Facsimile (standard ISO) atau JPEG
- Audio/video : TV standard (PAL, SECAM, NTSC), computer standard (MPEG)
3. Presentation Medium
• Tool dan device yang digunakan untuk proses input dan output informasi
• “Melalui media apa informasi disajikan oleh komputer, atau dimasukkan ke komputer?”
Æ Output : kertas, layar, speaker
Æ Input : keyboard, mouse, kamera, microphone
4. Storage Medium
• Pembawa data yang mempunyai kemampuan untuk menyimpan informasi (tidak terbatas pada komponen komputer)
• “Dimanakah informasi akan disimpan?” Æ microfilm, floppy disk, hard disk, CD ROM, DVD, MMC, SDCard
5. Transmission Medium
• Pembawa informasi yang memungkinkan terjadinya transmisi data secara kontinyu (tidak termasuk media penyimpanan)
• “Melalui apa informasi akan ditransmisikan?” Æ melalui jaringan, menggunakan kabel (coaxial, fiber optics), melalui udara terbuka (wireless)
6. Information Exchange Medium
• Pembawa informasi untuk transmisi, contoh : media penyimpanan dan media transmisi
• “Bagaimana informasi dari tempat yang berbeda saling dipertukarkan?” Æ direct transmission dengan jaringan komputer, combined (storage dan transmission media), web yang berisi informasi, e-book, forum
system bus
BUS SYSTEM
Generasi pertama
Generasi pertama
Beberapa dari masalah yang ditemui instruksi - instruksi, diantaranya ialah adanya interupsi. Komputer menangani interupsi (permintaan dari modul I/O) tersebut dengan menunggu sampai looping pada interupsi tersebut selesai dan perangkat external komputer kembai siap untuk bekerja.
Beberapa waktu setelah itu,beberapa komputer mulai untk mentransfer data dari memori ke seluruh bagian CPU. Dalam hal ini, komputer akan mmprioritaskan pentransferan data mellui bus ke bagian program yang diinterupsi. Sistem bus pada mikrokomputer hakekatnya terhubung langsung ke pin – pin pada CPU atau dengan cara melewati amplifier untuk menghubungkannya.
Memori dan device lainnya akan ditambah ke bus dengan mnggunakan alamat yang sama dan pin – pin data yang ada pada CPU secara paralel.
Komunkasi antar device tersebut dikontrol oleh CPU, yang mana data dibaca dan ditulis dari device- device yang ada baik dari maupun ke memori,seluruhnya dibawah kendali CPU. Bahkan dadangkala hal terbut dilakukan dlm 1 waktu.
Seperti yang pernah dibicarakan sebelumnya, device – device komputer mengeluarkan interupsi (pemintaan pelayanan) ke CPU dengan cara memberikan sinyal – sinyal melalui pin – pin pada CPU. Umpamanya, pengontrol disk drive memberikan sinyal interupsi ke CPU, yaitu diantaranya memberitahukan kepada CPU bahwa data yang ada pada memori tersebut telah siap dibaca. Dengan begitu CPU akan memindahkan data dengan membaca alamat memori yang diberikan oleh disk drive ersebut. Hampir semua mikrokomputer dibangun dengan menggunakan metode ini, yakni dimulai dengan bus S-100 di Altair.
Dalam pengumpamaan yang sama, sebagian besar tokoh di PC IBM, terus bekerja keras untuk mengembangkan metode pntransferan data yang ada pada komputer sebelumnya dengan mengimplementasikan bus – bus I/O secara terpisah, meskipun jika dilihat secara keseluruhan, dari segi pengaksesan perangkt keras maupun memori, hal tersebut tidak meningkat terlalu signifikan.
Sistem bus yang sederhana ini memiliki permasalahan yang serius ketika digunakan pada komputer untuk kepentingan umum (generaL purpuse computer). Seluruh peralatan yang ada pada bus memiliki kemampuan untuk berkomunkasi dengan kecepatan yang sama dan dalam waktu yang sama pula.
Meningkatkan kecepatan komputer merupakan pekerjaan yang berat, karena yang pertama kali harus ditingkatkan kecepatannya ialah keselurukan kerja dari device – device komputer yang ada dengan sebaik mungkin. Ketika kerja device – device yang ada tidak dapat dipercepat secepat kerja komputer baik secara praktek maupu ekonomis, maka CPU akan bekerja lebih lambat untuk sementara demikian pula kecepatannya untuk berhubungan dengan device - device tersebut. Sementara itu bus sistem juga bekerja lebih berat untuk mengkonfigurasikan ketika dibangun dari perlengkapan yang biasa. Karna membutuhkan penambahan kartu ekspansi dan membutuhkan banyak jumper dalam satu set alamat memory, I/O, prioritas interupsi dan nomor interupsi
Generasi kedua
Beberapa waktu setelah itu,beberapa komputer mulai untk mentransfer data dari memori ke seluruh bagian CPU. Dalam hal ini, komputer akan mmprioritaskan pentransferan data mellui bus ke bagian program yang diinterupsi. Sistem bus pada mikrokomputer hakekatnya terhubung langsung ke pin – pin pada CPU atau dengan cara melewati amplifier untuk menghubungkannya.
Memori dan device lainnya akan ditambah ke bus dengan mnggunakan alamat yang sama dan pin – pin data yang ada pada CPU secara paralel.
Komunkasi antar device tersebut dikontrol oleh CPU, yang mana data dibaca dan ditulis dari device- device yang ada baik dari maupun ke memori,seluruhnya dibawah kendali CPU. Bahkan dadangkala hal terbut dilakukan dlm 1 waktu.
Seperti yang pernah dibicarakan sebelumnya, device – device komputer mengeluarkan interupsi (pemintaan pelayanan) ke CPU dengan cara memberikan sinyal – sinyal melalui pin – pin pada CPU. Umpamanya, pengontrol disk drive memberikan sinyal interupsi ke CPU, yaitu diantaranya memberitahukan kepada CPU bahwa data yang ada pada memori tersebut telah siap dibaca. Dengan begitu CPU akan memindahkan data dengan membaca alamat memori yang diberikan oleh disk drive ersebut. Hampir semua mikrokomputer dibangun dengan menggunakan metode ini, yakni dimulai dengan bus S-100 di Altair.
Dalam pengumpamaan yang sama, sebagian besar tokoh di PC IBM, terus bekerja keras untuk mengembangkan metode pntransferan data yang ada pada komputer sebelumnya dengan mengimplementasikan bus – bus I/O secara terpisah, meskipun jika dilihat secara keseluruhan, dari segi pengaksesan perangkt keras maupun memori, hal tersebut tidak meningkat terlalu signifikan.
Sistem bus yang sederhana ini memiliki permasalahan yang serius ketika digunakan pada komputer untuk kepentingan umum (generaL purpuse computer). Seluruh peralatan yang ada pada bus memiliki kemampuan untuk berkomunkasi dengan kecepatan yang sama dan dalam waktu yang sama pula.
Meningkatkan kecepatan komputer merupakan pekerjaan yang berat, karena yang pertama kali harus ditingkatkan kecepatannya ialah keselurukan kerja dari device – device komputer yang ada dengan sebaik mungkin. Ketika kerja device – device yang ada tidak dapat dipercepat secepat kerja komputer baik secara praktek maupu ekonomis, maka CPU akan bekerja lebih lambat untuk sementara demikian pula kecepatannya untuk berhubungan dengan device - device tersebut. Sementara itu bus sistem juga bekerja lebih berat untuk mengkonfigurasikan ketika dibangun dari perlengkapan yang biasa. Karna membutuhkan penambahan kartu ekspansi dan membutuhkan banyak jumper dalam satu set alamat memory, I/O, prioritas interupsi dan nomor interupsi
Generasi kedua
Sistem bus generasi kedua dinamakan NuBus, sebagai penyelesaian dari berbagai masalah. NuBus memisahkan komputer menjadi dua yaitu (CPU dan memory) dan perangkat keras lainnya, dengan sebuah bus controller di antaranya. Ini akan membuat CPU menjadi lebih cepat tanpa dipengaruhi BUS. Ini menyebabkan lebih banyak beban untuk memindahkan data keluar dari CPU dan masuk kedalam kartu melalui bus Controller. Jadi perangkat keras pada BUS dapat terhubung ke setiap bagian tanpa intervensi dari CPU. bus ini dapat memindahkan lebih banyak data disesuaikan dengan besarnya data yang akan dipindahkan, mulai dari 8 bit perdetik secara paralel pada generasi pertama, hingga 16 atau 32 bit perdetik. Semakin waktu semakin baik sejalan dengan perkembangan software setupnya. ( sekarang menjadi suatu standar dari plug-n-play) untuk menggantikan jumper.
Bagaimanapun juga sistem baru ini memberikan suatu kualitas yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Oleh karena itu setiap bus dapat terhubung dalam kecepatan yang sama. Ketika CPU dan Memory dirancang terpisah CPU pun terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kecepatannya. CPU dan Memory dapat meningkatkan kecepatan lebih cepat dari bus. Jadi kecepatan bus sekarang lebih lambat dari pada apa yang sistem modern butuhkan. Komputer menjadi lebih berat dalam menyalurkan data. Contoh dari masalah ini adalah kartu video yang sangat cepat seperti bus baru yaitu PCI, dan komputer mulai memasang AGP hanya untuk digunakan sebagai kartu video. Pada tahun 2004 AGP terus berkembang menjadi lebih besar sebagai kartu video high-end, dan akhirnya digantikan oleh keberadaan bus baru PCI Express.
Dengan penambahan jumlah dari perangkat keras external ini akan membuat sistem bus bekerja dengan baik. Ketika disk drive pertama kali diperkenalkan, ini akan ditambahkan ke CPU dengan sebuah kartu ke dalam bus. Oleh karena itu komputer – komputer memiliki banyak slot diatas bus. Tapi pada pertengahan tahun 1980 dan 1990, sistem baru seperti SCSI dan IDE diperkenalkan untuk melayani kebutuhan tersebut, meninggalkan banyak slot pada sistem modern. Sekarang terdapat 5 bus berbeda dalam suatu komputer yang didukung oleh berbagai macam perangkat keras.
Generasi ketiga
Pada generasi ketiga ini bus telah muncul di pasaran sejak tahun 2001 yang menyertai Hyper Transpord dan InfiniBand. Bus ini sangat flexible dalam menghubungkannya. Bus ini dapat digunakan bersama seperti internal bus. Sebaik sambungan mesin bersama ini akan menyelesaikan permasalah ketika mencoba meminta service atau pelayanan yang berbeda. Pembuat software berkerja keras untuk menyesuaikan dengan sistem ini, karena tidak sesuai dengan perangkat keras itu sendiri, umumnya bus pada generasi ketiga ini cenderung untuk suatu network dari pada konsep dasar suatu bus, bus dengan protokol tinggi lebih dibutuhkan dari sistem yang juga memberikan multiple device untuk digunakan dalam satu bus.
Bus ISA
Ketika IBM memperkenalkan PC/AT yang berbasiskan CPU 80286, perusahaan ini menghadapi masalah besar. Jika IBM telah memulai sejak awal dan merancang sebuah bus 16 bit yang seluruhnya baru, banyak konsumen potensial akan bergegas membeli mesin tersebut karena tidak ada satupun dari begitu banyak papan plug-in PC yang disediakan oleh para vendor pihak ketiga dapat bekerja dengan menggunakan mesin baru tersebut. Di sisi lain, dengan tetap berpegang pada bus PC dan 20 jalur alamatnya serta 8 jalur data tidak akan memperoleh manfaat dari keunggulan CPU 80286 untuk mengalamatkan 16 M memori dan mentransfer word 16 bit.
Solusi yang dipilih adalah mengembangkan PC. Kartu-kartu plug-in PC memiliki sebuah konektor sisi dengan 62 kontak, tetapi operasi konektor sisi ini tidak menjangkau seluruh papan ini. Solusi PC/AT adalah menempatkan sebuah konektor sisi kedua pada bagian dasar papan tersebut, dekat dengan konektor sisi utama, dan merancang sirkuit AT untuk beroperasi dengan kedua jenis papan ini.
Konektor kedua pada bus PC/AT memiliki 36 jalur. Dari ke-36 jalur ini, 31 disediakan
untuk jalur-jalur alamat tambahan, jalur-jalur data tambahan, jalur-jalur interupsi tambahan, serta untuk daya dan ground. Sisanya digunakan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan antara transfer 8 bit dan 16 bit.
Industri komputer personal lainnya merespon perkembangan ini dengan mengadopsi standarnya sendiri, bus ISA (Industry Standar Architecture), yang pada dasarnya adalah bus
88 PC/AT yang beroperasi pada 8,33 MHz. Keuntungannya adalah bahwa pendekatan ini tetap mempertahankan kompatibilitas dengan mesin-mesin dan kartu-kartu yang ada. Pendekatan ini juga didasarkan pada sebuah bus yang telah dilisensikan secara bebas oleh IBM kepada banyak perusahaan dalam rangka untuk menjamin bahwa sebanyak mungkin pihak ketiga dapat memproduksi kartu-kartu untuk PC pertama, sesuatu yang kembali menghantui IBM. Setiap PC yang berbasiskan Intel masih menggunakan bus jenis ini, meskipun biasanya juga disertai dengan satu atau lebih bus lain.
Read More..
Ketika IBM memperkenalkan PC/AT yang berbasiskan CPU 80286, perusahaan ini menghadapi masalah besar. Jika IBM telah memulai sejak awal dan merancang sebuah bus 16 bit yang seluruhnya baru, banyak konsumen potensial akan bergegas membeli mesin tersebut karena tidak ada satupun dari begitu banyak papan plug-in PC yang disediakan oleh para vendor pihak ketiga dapat bekerja dengan menggunakan mesin baru tersebut. Di sisi lain, dengan tetap berpegang pada bus PC dan 20 jalur alamatnya serta 8 jalur data tidak akan memperoleh manfaat dari keunggulan CPU 80286 untuk mengalamatkan 16 M memori dan mentransfer word 16 bit.
Solusi yang dipilih adalah mengembangkan PC. Kartu-kartu plug-in PC memiliki sebuah konektor sisi dengan 62 kontak, tetapi operasi konektor sisi ini tidak menjangkau seluruh papan ini. Solusi PC/AT adalah menempatkan sebuah konektor sisi kedua pada bagian dasar papan tersebut, dekat dengan konektor sisi utama, dan merancang sirkuit AT untuk beroperasi dengan kedua jenis papan ini.
Konektor kedua pada bus PC/AT memiliki 36 jalur. Dari ke-36 jalur ini, 31 disediakan
untuk jalur-jalur alamat tambahan, jalur-jalur data tambahan, jalur-jalur interupsi tambahan, serta untuk daya dan ground. Sisanya digunakan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan antara transfer 8 bit dan 16 bit.
Industri komputer personal lainnya merespon perkembangan ini dengan mengadopsi standarnya sendiri, bus ISA (Industry Standar Architecture), yang pada dasarnya adalah bus
88 PC/AT yang beroperasi pada 8,33 MHz. Keuntungannya adalah bahwa pendekatan ini tetap mempertahankan kompatibilitas dengan mesin-mesin dan kartu-kartu yang ada. Pendekatan ini juga didasarkan pada sebuah bus yang telah dilisensikan secara bebas oleh IBM kepada banyak perusahaan dalam rangka untuk menjamin bahwa sebanyak mungkin pihak ketiga dapat memproduksi kartu-kartu untuk PC pertama, sesuatu yang kembali menghantui IBM. Setiap PC yang berbasiskan Intel masih menggunakan bus jenis ini, meskipun biasanya juga disertai dengan satu atau lebih bus lain.
Evolusi mikroprocessor
EVOLUSI/SEJARAH PERKEMBANGAN PENTIUM (mikroprosesor intel)
Penemuan rangkaian terpadu (IC / integrated circuit) dari silikon oleh Robert Noyce tahun 1958 memungkinkan dimasukkannya lusinan transistor pada satu keping chip tunggal. Perkembangan teknologi IC ini akhirnya membawa kita kepada pengembangan mikroprosesor dan sistem komputer berbasis mikroprosesor (microprocessor - based computer system).
Mikroprosesor 4-bit
Pada akhir tahun 1960-an, kalkulator merupakan mesin elektromekanis yang sama besar dengan ukuran printer laser modern berbobot 20 kg. Di bulan September 1969, sebuah perusahaan Jepang, Busicom memesan 12 chip kepada Intel untuk sebuah rancangan kalkulator elektronik. Insinyur Intel yang ditugaskan pada proyek ini, Ted Hoff, memperhatikan rancangan itu dan menyadari bahwa ia dapat memasang CPU serbaguna 4-bit pada satu chip yang dapat melakukan hal yang sama dan akan menjadi lebih sederhana dan murah. Karena itu di tahun 1970 lahirlah CPU dengan keping tunggal pertama, Intel 4004.
1971 : 4004 Microprocessor
Intel 4004 merupakan sebuah controller yang dapat diprogram pada satu chip dan hanya mampu mengalamati 4096 lokasi memori 4-bit (1 nibble). Mikroprosesor ini memiliki 45 buah instruksi yang berbeda serta dibuat dengan teknologi P-channel MOSFET (yang termasuk canggih pada waktu itu). Kecepatan mengeksekusi instruksi dari Intel 4004 adalah 50 KIPs (kilo instructions per second). Kecepatan ini termasuk lambat jika dibandingkan dengan kecepatan komputer ENIAC, tetapi perbedaan utamanya adalah Intel 4004 mempunyai berat kurang dari 1 ons. Intel 4004 bekerja pada clock speed 740 kHz dengan jumlah transisitor yang tertanam dalam sebuah chip sebanyak 2.300 transistor. Masalah utama dari mikroprosesor ini adalah kecepatannya, lebar word (word size) dan ukuran akses memorinya. Intel kemudian mengeluarkan 4040 yang beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi walaupun tidak ada kemajuan dalam hal lebar word dan ukuran memori. Mikroprosesor lain pada masa ini adalah TMS-1000 yang dibuat oleh Texas Instrument.
Mikroprosesor 8-bit
1972 : 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972, menyadari bahwa mikroprosesor merupakan produk berkembang yang memiliki nilai sangat komersial, Intel Corporation mengeluarkan 8008, versi 8-bit dan lanjutan dari 4004. Intel 8008 mampu mengalamati 16 kB alamat memori, mampu melaksanakan operasi 50.000 instruksi per detik dan berisi 48 instruksi yang menyediakan kesempatan untuk aplikasi-aplikasi dalam sistem yang lebih modern. Menyadari keterbatasan yang ada pada 8008, Intel kemudian memperkenalkan 8080.
1974 : 8080 Microprocessor
Keistimewaan dari 8080 tidak hanya mampu mengalamati memori lebih banyak, tetapi mengeksekusi operasi sepuluh kali lebih cepat dari 8008. Sebagai perbandingan, sebuah operasi penambahan yang memakan waktu 20µs pada 8008, dalam 8080 hanya memakan waktu 2µs (500.000 instruksi per detik). Berbeda dengan 8008 yang bekerja pada clock speed 500 dan 800 kHz, 8080 bekerja pada 2 MHz dengan 6.000 buah transistor dalam sebuah chip. 8080 juga kompatibel dengan TTL (transistor-transistor logic) yang menyebabkan antarmuka lebih mudah dan lebih murah. 8080 mampu mengalamati memori sebanyak 64 kB alamat memori. Prosesor ini digunakan dalam komputer Altair 8800 dan kebanyakan traffic light controller. Enam bulan setelah Intel mengeluarkan 8080, Motorola Corporation memperkenalkan MC 6800. Tidak lama perusahaan-perusahaan lain mulai memperkenalkan mikroprosesor 8-bit versi mereka. Tabel berikut memuat daftar beberapa mikroprosesor 8-bit dan pabrik pembuatnya.
Pabrik Modul
Fairchild F-8
Intel 8080
MOS Technology 6502
Motorola MC6800
National Semiconductor IMP-8
Rockwell International PPS-8
Zilog Z-8
Setelah 8080, Intel kemudian mengeluarkan 8085. 8085 adalah mikroprosesor 8-bit terakhir yang dikembangkan oleh Intel. 8085 bekerja pada clock speed 2 MHz dengan lebar jalur data 8-bit dan lebar jalur alamat 16-bit. Walaupun 8085 hanya mempunyai sedikit keunggulan dibandingkan dengan 8080, 8085 dapat mengeksekusi perangkat lunak lebih cepat. Sebagai perbandingan, suatu perhitungan yang pada 8080 makan waktu 2µs, pada 8085 hanya memakan waktu 1,3 µs. Keunggulan lain dari 8085 adalah internal clock generator dan system controller internal. Integrasi pada level yang tinggi ini membuat biaya 8085 lebih murah tetapi kemampuannya lebih tinggi, disamping beroperasi dengan catu daya 5 V untuk pertama kali (versi sebelumnya membutuhkan catu daya 12 V). 8085 merupakan mikroprosesor 8-bit yang sangat sukses di pasaran bahkan aplikasi yang menggunakan 8085 masih digunakan sampai sekarang walaupun secara terbatas. Perusahaan lain yang juga memproduksi mikroprosesor 8-bit adalah Zilog dengan Z-80. Arsitektur Z-80 mirip dengan 8080 dan memiliki kode bahasa mesin yang kompatibel dengan 8085. Mikroprosesor 8-bit lainnya pada masa ini adalah MC6800 (Motorola), 6502 (MOS Technology), Signetic 2650, IMP-8 (National semiconductor), PPS-8 (Rockwell) dan F-8 (Fairchi
Mikroprosesor 16-bit
1978 : 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.Pada bulan Juni 1978, Intel memperkenalkan mikroprosesor 8086 dan tahun berikutnya 8088 yang keduanya adalah mikroprosesor 16-bit dengan lebar jalur alamat 20-bit. Dalam sebuah chip 8086/8088 ini diintegrasikan sekitar 29.000 transistor dengan teknologi 3µm. 8086/8088 mampu mengeksekusi instruksi dalam waktu 400 ns (2,5 juta instruksi per detik) dan dapat mengalamati memori sebesar 1 MB. Kelebihan lain dari mikroprosesor ini adalah cache atau antrian instruksi 4 atau 6 byte yang mengambil lebih dulu sedikit (bagian) instruksi, sebelum instruksi tersebut dijalankan. Antrian ini mempercepat operasi dari banyak rangkaian instruksi dan terbukti menjadi dasar dari cache instruksi yang lebih besar pada mikroprosesor modern. Selain itu, jumlah instruksi pada 8086/8088 lebih dari 20.000 yang berpengaruh terhadap kemampuan melakukan perkalian dan pembagian secara perangkat keras.
Mikroprosesor 16-bit berkembang terutama akibat kebutuhan akan sistem memori yang lebih besar. Ketenaran keluarga mikroprosesor Intel melambung pada tahun 1981, ketika IBM memutuskan untuk menggunakan mikroprosesor 8088 dalam komputer pribadinya. Dalam waktu singkat, memori 1 MB terbukti kurang memadai untuk aplikasi-aplikasi seperti spreadsheet, pengolah kata (word processor), pemeriksa ejaan (spelling checker) maupun untuk database yang besar. Intel kemudian memperkenalkan mikroprosesor 80286 yang merupakan revisi dari 8086. Arsitektur Intel 80286 hampir sama dengan 8086/8088, kecuali bahwa mikroprosesor ini mampu mengalamati sebanyak 16 MB alamat memori dengan clock speed 8 MHz (versi awal). Beberapa contoh mikroprosesor 16-bit selain Intel adalah Z-8000, Motorola 68000, 68010 dan 68100.
Mikroprosesor 32-bit
1982 : 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.Keperluan akan meningkatnya kecepatan prosesor, memori yang lebih besar serta jalur data yang lebih lebar memicu diproduksinya Intel 80386 (1986). Mikroprosesor ini pada dasarnya adalah penyempurnaan dari 8086 dan 80286. Melalui bus data 32-bit, Intel 80386 mampu mengalamati sebanyak 4 GB alamat memori. Mikroprosesor ini juga tersedia dalam versi modifikasi 80386SX (bus data 16-bit dan bus alamat 24-bit) dan 80386SL/80386SLC (bus data 16-bit dan bus alamat 25-bit) serta embedded PC 80386EX (bus data 16-bit dan bus alamat 26-bit). Clock speed dari varian 80386 ini bervariasi antara 12-33 MHz. Di samping mengembangkan clock speed, 80386 menyertakan unit manajemen memori (memory management unit) yang memungkinkan sumber daya memori untuk dialokasikan dan diatur oleh sistem operasi. Pada mikroprosesor terdahulu, manajemen memori dilakukan sepenuhnya dengan perangkat lunak. Prosesor yang setara adalah Motorola 68020, 68030, 68040, National 32032.
1985 : Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.Pada tahun 1989, Intel mengeluarkan mikroprosesor Intel 80486 yang merupakan gabungan dari mikroprosesor 80386 dan 80387 (koprosesor numerik) serta 8 kB cache memori dalam satu paket terpadu dengan clock speed 50 kHz. Mikroprosesor ini mempunyai bus data 32-bit dan bus alamat 32-bit yang dapat mengalamati lokasi memori sebesar 4GB. Versi berikutnya dari mikroprosesor ini adalah 80486SX, 80486DX2 (66 MHz), 80486DX4 (100 MHz).
MP lanjutan
1993 : Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto. Mikroprosesor Pentium diluncurkan tahun 1993. Sebelumnya diberi label P5 atau 80586 tetapi intel memutuskan untuk tidak menggunakan label nomor karena sulit untuk mematenkan angka yang terlalu banyak. Prosesor yang juga disebut Pentium I ini mempunyai lebar bus 64-bit, berarsitektur superskalar dengan performa lima kali 80486DX (33 MHz). Dengan teknologi proses 0,8 mm, dalam prosesor ini terdapat kurang lebih 3 juta transistor. Versi Pentium selanjutnya adalah prosesor yang didalamnya terdapat instruksi-instruksi multimedia yang dinamakan Pentium MMX.
1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam. Pentium Pro diperkenalkan pada bulan Nopember 1995 yang awalnya digunakan pada komputer server. Pentium Pro hadir dengan teknologi proses 0,6 mm dan 0,35 mm serta mempunyai cache tingkat dua (L2 cache) 256 dan 512KB. Satu perubahan mendasar pada prosesor ini adalah Pentium pro menggunakan tiga mesin eksekusi sehingga dapat mengeksekusi tiga instruksi dalam waktu bersamaan.
1997 : Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik. Mikroprosesor Pentium II yang diperkenalkan tahun 1997 mewakili era baru dari Intel. Pentium II sebenarnya merupakan mikroprosesor Pentium Pro dengan ekstensi MMX yang tidak mempunyai L2 cache internal. Sebagai pengganti rangkaian terpadu yang digunakan pada versi awal mikroprosesor, Intel menempatkan Pentium II pada papan rangkaian yang kecil.
1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu. Pada petengahan tahun 1998, Intel mempublikasikan versi terbaru dari Pentium II yang disebut Xeon, yang secara khusus dirancang untuk aplikasi-aplikasi workstation dan server berkecepatan tinggi. Perbedaan utama antara Pentium II dan Xeon adalah Xeon menyediakan L1 cache berukuran 32 KB dan L2 cache berukuran 512 KB, 1 MB dan 2 MB.
1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. Pentium III diperkenalkan pada tahun 1999 yang merupakan mikroprosesor 32-bit, dengan bus data 64-bit dan bus alamat 36-bit yang dapat mengalamati lokasi memori sebesar 64 GB. Dengan clock speed dari 800 MHz dan on chip L2 cache 256 KB Pentium III mampu melakukan transfer data dengan memori pada 100 - 133 MHz.
1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 tersedia dalam beberapa varian clock speed dari 1,4 - 1,9 GHz dan terakhir 3,2 - 3,46 GHz. Dengan teknologi proses 0,13 mm, dalam sebuah generasi pertama Pentium IV dapat dijejalkan sebanyak 55 juta transistor. Tingkat integrasi transistor dalam sebuah chip ini terus meningkat.
2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)
2008 : intel core i7
Kemudian pada tahun 2008 hingga saat ini intel mengembangkan intel i7. Intel i7 memiliki empat core, fabrikasi 45 nm dan 731 juta transistor yang membuat intel core i7 menjadi CPU itel paling cepat saat ini. Processor ini merupakan generasi penerus dari processor sebelumnya dengan tetap menggunakan nama Core , walaupun secara microarsitektur sudah berbeda dengan Core 2 dan Core. Sebelumnya kebanyakan orang menduga bahwa Intel akan memberikan nama processor terbarunya ini dengan nama Core 3, tetapi kenyataannya pada beberapa bulan yang lalu Intel secara resmi menamakannya Core i7 .
Apa saja yang istimewa dari Processor Core i7 ini? Apa saja teknologi yang diusungnya? Secara garis besar dapat disebutkan spesifikasi processor Core i7 yang berbeda dengan processor – processor Intel sebelumnya, diantaranya :
- Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi dibandingkan dengan prosessor generasi sebelumnya.
- FSB ( Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface. Sementara ini hanya chipset yang mendukung QuickPath Interface saja yang bisa menggunakan processor ini, misal chipset Intel X58.
- Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor. Rupanya Intel cukup terkesan dengan pesaingnya –AMD yang sudah sejak lama menggunakan teknologi ini.
- Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. Tentu saja kapasitas memori yang bisa disupport oleh processor ini akan semakin besar.
- Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.
- Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor) , memory controller (kontrol memori), dan cache berada dalam satu die.
- Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B ( Socket LGA 1366)
Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core.
Jenis-jenis processor Core i7 yang sudah dirilis adalah jenis Extreem Edition dan yang biasa, beberapa diantaranya adalah :
- Core i7 965 Extrem Edition , dengan Clock 3,2 Ghz, 8 MB L3 Cache , 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 940, dengan Clock 2,93 Ghz, 8 MB L3 cache, 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 920, dengan Clock 2,66 Ghz ,8 MB L3 Cache, 45 nm, Socket LGA 1366
Sumber:
ü http://staff.unud.ac.id
ü http://brendymals.blogspot.com
ü http://honemanga.multiply.com
ü http://koranbaru.com
Read More..
Mikroprosesor 4-bit
Pada akhir tahun 1960-an, kalkulator merupakan mesin elektromekanis yang sama besar dengan ukuran printer laser modern berbobot 20 kg. Di bulan September 1969, sebuah perusahaan Jepang, Busicom memesan 12 chip kepada Intel untuk sebuah rancangan kalkulator elektronik. Insinyur Intel yang ditugaskan pada proyek ini, Ted Hoff, memperhatikan rancangan itu dan menyadari bahwa ia dapat memasang CPU serbaguna 4-bit pada satu chip yang dapat melakukan hal yang sama dan akan menjadi lebih sederhana dan murah. Karena itu di tahun 1970 lahirlah CPU dengan keping tunggal pertama, Intel 4004.
1971 : 4004 Microprocessor
Intel 4004 merupakan sebuah controller yang dapat diprogram pada satu chip dan hanya mampu mengalamati 4096 lokasi memori 4-bit (1 nibble). Mikroprosesor ini memiliki 45 buah instruksi yang berbeda serta dibuat dengan teknologi P-channel MOSFET (yang termasuk canggih pada waktu itu). Kecepatan mengeksekusi instruksi dari Intel 4004 adalah 50 KIPs (kilo instructions per second). Kecepatan ini termasuk lambat jika dibandingkan dengan kecepatan komputer ENIAC, tetapi perbedaan utamanya adalah Intel 4004 mempunyai berat kurang dari 1 ons. Intel 4004 bekerja pada clock speed 740 kHz dengan jumlah transisitor yang tertanam dalam sebuah chip sebanyak 2.300 transistor. Masalah utama dari mikroprosesor ini adalah kecepatannya, lebar word (word size) dan ukuran akses memorinya. Intel kemudian mengeluarkan 4040 yang beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi walaupun tidak ada kemajuan dalam hal lebar word dan ukuran memori. Mikroprosesor lain pada masa ini adalah TMS-1000 yang dibuat oleh Texas Instrument.
Mikroprosesor 8-bit
1972 : 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972, menyadari bahwa mikroprosesor merupakan produk berkembang yang memiliki nilai sangat komersial, Intel Corporation mengeluarkan 8008, versi 8-bit dan lanjutan dari 4004. Intel 8008 mampu mengalamati 16 kB alamat memori, mampu melaksanakan operasi 50.000 instruksi per detik dan berisi 48 instruksi yang menyediakan kesempatan untuk aplikasi-aplikasi dalam sistem yang lebih modern. Menyadari keterbatasan yang ada pada 8008, Intel kemudian memperkenalkan 8080.
1974 : 8080 Microprocessor
Keistimewaan dari 8080 tidak hanya mampu mengalamati memori lebih banyak, tetapi mengeksekusi operasi sepuluh kali lebih cepat dari 8008. Sebagai perbandingan, sebuah operasi penambahan yang memakan waktu 20µs pada 8008, dalam 8080 hanya memakan waktu 2µs (500.000 instruksi per detik). Berbeda dengan 8008 yang bekerja pada clock speed 500 dan 800 kHz, 8080 bekerja pada 2 MHz dengan 6.000 buah transistor dalam sebuah chip. 8080 juga kompatibel dengan TTL (transistor-transistor logic) yang menyebabkan antarmuka lebih mudah dan lebih murah. 8080 mampu mengalamati memori sebanyak 64 kB alamat memori. Prosesor ini digunakan dalam komputer Altair 8800 dan kebanyakan traffic light controller. Enam bulan setelah Intel mengeluarkan 8080, Motorola Corporation memperkenalkan MC 6800. Tidak lama perusahaan-perusahaan lain mulai memperkenalkan mikroprosesor 8-bit versi mereka. Tabel berikut memuat daftar beberapa mikroprosesor 8-bit dan pabrik pembuatnya.
Pabrik Modul
Fairchild F-8
Intel 8080
MOS Technology 6502
Motorola MC6800
National Semiconductor IMP-8
Rockwell International PPS-8
Zilog Z-8
Setelah 8080, Intel kemudian mengeluarkan 8085. 8085 adalah mikroprosesor 8-bit terakhir yang dikembangkan oleh Intel. 8085 bekerja pada clock speed 2 MHz dengan lebar jalur data 8-bit dan lebar jalur alamat 16-bit. Walaupun 8085 hanya mempunyai sedikit keunggulan dibandingkan dengan 8080, 8085 dapat mengeksekusi perangkat lunak lebih cepat. Sebagai perbandingan, suatu perhitungan yang pada 8080 makan waktu 2µs, pada 8085 hanya memakan waktu 1,3 µs. Keunggulan lain dari 8085 adalah internal clock generator dan system controller internal. Integrasi pada level yang tinggi ini membuat biaya 8085 lebih murah tetapi kemampuannya lebih tinggi, disamping beroperasi dengan catu daya 5 V untuk pertama kali (versi sebelumnya membutuhkan catu daya 12 V). 8085 merupakan mikroprosesor 8-bit yang sangat sukses di pasaran bahkan aplikasi yang menggunakan 8085 masih digunakan sampai sekarang walaupun secara terbatas. Perusahaan lain yang juga memproduksi mikroprosesor 8-bit adalah Zilog dengan Z-80. Arsitektur Z-80 mirip dengan 8080 dan memiliki kode bahasa mesin yang kompatibel dengan 8085. Mikroprosesor 8-bit lainnya pada masa ini adalah MC6800 (Motorola), 6502 (MOS Technology), Signetic 2650, IMP-8 (National semiconductor), PPS-8 (Rockwell) dan F-8 (Fairchi
Mikroprosesor 16-bit
1978 : 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.Pada bulan Juni 1978, Intel memperkenalkan mikroprosesor 8086 dan tahun berikutnya 8088 yang keduanya adalah mikroprosesor 16-bit dengan lebar jalur alamat 20-bit. Dalam sebuah chip 8086/8088 ini diintegrasikan sekitar 29.000 transistor dengan teknologi 3µm. 8086/8088 mampu mengeksekusi instruksi dalam waktu 400 ns (2,5 juta instruksi per detik) dan dapat mengalamati memori sebesar 1 MB. Kelebihan lain dari mikroprosesor ini adalah cache atau antrian instruksi 4 atau 6 byte yang mengambil lebih dulu sedikit (bagian) instruksi, sebelum instruksi tersebut dijalankan. Antrian ini mempercepat operasi dari banyak rangkaian instruksi dan terbukti menjadi dasar dari cache instruksi yang lebih besar pada mikroprosesor modern. Selain itu, jumlah instruksi pada 8086/8088 lebih dari 20.000 yang berpengaruh terhadap kemampuan melakukan perkalian dan pembagian secara perangkat keras.
Mikroprosesor 16-bit berkembang terutama akibat kebutuhan akan sistem memori yang lebih besar. Ketenaran keluarga mikroprosesor Intel melambung pada tahun 1981, ketika IBM memutuskan untuk menggunakan mikroprosesor 8088 dalam komputer pribadinya. Dalam waktu singkat, memori 1 MB terbukti kurang memadai untuk aplikasi-aplikasi seperti spreadsheet, pengolah kata (word processor), pemeriksa ejaan (spelling checker) maupun untuk database yang besar. Intel kemudian memperkenalkan mikroprosesor 80286 yang merupakan revisi dari 8086. Arsitektur Intel 80286 hampir sama dengan 8086/8088, kecuali bahwa mikroprosesor ini mampu mengalamati sebanyak 16 MB alamat memori dengan clock speed 8 MHz (versi awal). Beberapa contoh mikroprosesor 16-bit selain Intel adalah Z-8000, Motorola 68000, 68010 dan 68100.
Mikroprosesor 32-bit
1982 : 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.Keperluan akan meningkatnya kecepatan prosesor, memori yang lebih besar serta jalur data yang lebih lebar memicu diproduksinya Intel 80386 (1986). Mikroprosesor ini pada dasarnya adalah penyempurnaan dari 8086 dan 80286. Melalui bus data 32-bit, Intel 80386 mampu mengalamati sebanyak 4 GB alamat memori. Mikroprosesor ini juga tersedia dalam versi modifikasi 80386SX (bus data 16-bit dan bus alamat 24-bit) dan 80386SL/80386SLC (bus data 16-bit dan bus alamat 25-bit) serta embedded PC 80386EX (bus data 16-bit dan bus alamat 26-bit). Clock speed dari varian 80386 ini bervariasi antara 12-33 MHz. Di samping mengembangkan clock speed, 80386 menyertakan unit manajemen memori (memory management unit) yang memungkinkan sumber daya memori untuk dialokasikan dan diatur oleh sistem operasi. Pada mikroprosesor terdahulu, manajemen memori dilakukan sepenuhnya dengan perangkat lunak. Prosesor yang setara adalah Motorola 68020, 68030, 68040, National 32032.
1985 : Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.Pada tahun 1989, Intel mengeluarkan mikroprosesor Intel 80486 yang merupakan gabungan dari mikroprosesor 80386 dan 80387 (koprosesor numerik) serta 8 kB cache memori dalam satu paket terpadu dengan clock speed 50 kHz. Mikroprosesor ini mempunyai bus data 32-bit dan bus alamat 32-bit yang dapat mengalamati lokasi memori sebesar 4GB. Versi berikutnya dari mikroprosesor ini adalah 80486SX, 80486DX2 (66 MHz), 80486DX4 (100 MHz).
MP lanjutan
1993 : Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto. Mikroprosesor Pentium diluncurkan tahun 1993. Sebelumnya diberi label P5 atau 80586 tetapi intel memutuskan untuk tidak menggunakan label nomor karena sulit untuk mematenkan angka yang terlalu banyak. Prosesor yang juga disebut Pentium I ini mempunyai lebar bus 64-bit, berarsitektur superskalar dengan performa lima kali 80486DX (33 MHz). Dengan teknologi proses 0,8 mm, dalam prosesor ini terdapat kurang lebih 3 juta transistor. Versi Pentium selanjutnya adalah prosesor yang didalamnya terdapat instruksi-instruksi multimedia yang dinamakan Pentium MMX.
1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam. Pentium Pro diperkenalkan pada bulan Nopember 1995 yang awalnya digunakan pada komputer server. Pentium Pro hadir dengan teknologi proses 0,6 mm dan 0,35 mm serta mempunyai cache tingkat dua (L2 cache) 256 dan 512KB. Satu perubahan mendasar pada prosesor ini adalah Pentium pro menggunakan tiga mesin eksekusi sehingga dapat mengeksekusi tiga instruksi dalam waktu bersamaan.
1997 : Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik. Mikroprosesor Pentium II yang diperkenalkan tahun 1997 mewakili era baru dari Intel. Pentium II sebenarnya merupakan mikroprosesor Pentium Pro dengan ekstensi MMX yang tidak mempunyai L2 cache internal. Sebagai pengganti rangkaian terpadu yang digunakan pada versi awal mikroprosesor, Intel menempatkan Pentium II pada papan rangkaian yang kecil.
1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu. Pada petengahan tahun 1998, Intel mempublikasikan versi terbaru dari Pentium II yang disebut Xeon, yang secara khusus dirancang untuk aplikasi-aplikasi workstation dan server berkecepatan tinggi. Perbedaan utama antara Pentium II dan Xeon adalah Xeon menyediakan L1 cache berukuran 32 KB dan L2 cache berukuran 512 KB, 1 MB dan 2 MB.
1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. Pentium III diperkenalkan pada tahun 1999 yang merupakan mikroprosesor 32-bit, dengan bus data 64-bit dan bus alamat 36-bit yang dapat mengalamati lokasi memori sebesar 64 GB. Dengan clock speed dari 800 MHz dan on chip L2 cache 256 KB Pentium III mampu melakukan transfer data dengan memori pada 100 - 133 MHz.
1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 tersedia dalam beberapa varian clock speed dari 1,4 - 1,9 GHz dan terakhir 3,2 - 3,46 GHz. Dengan teknologi proses 0,13 mm, dalam sebuah generasi pertama Pentium IV dapat dijejalkan sebanyak 55 juta transistor. Tingkat integrasi transistor dalam sebuah chip ini terus meningkat.
2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)
2008 : intel core i7
Kemudian pada tahun 2008 hingga saat ini intel mengembangkan intel i7. Intel i7 memiliki empat core, fabrikasi 45 nm dan 731 juta transistor yang membuat intel core i7 menjadi CPU itel paling cepat saat ini. Processor ini merupakan generasi penerus dari processor sebelumnya dengan tetap menggunakan nama Core , walaupun secara microarsitektur sudah berbeda dengan Core 2 dan Core. Sebelumnya kebanyakan orang menduga bahwa Intel akan memberikan nama processor terbarunya ini dengan nama Core 3, tetapi kenyataannya pada beberapa bulan yang lalu Intel secara resmi menamakannya Core i7 .
Apa saja yang istimewa dari Processor Core i7 ini? Apa saja teknologi yang diusungnya? Secara garis besar dapat disebutkan spesifikasi processor Core i7 yang berbeda dengan processor – processor Intel sebelumnya, diantaranya :
- Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi dibandingkan dengan prosessor generasi sebelumnya.
- FSB ( Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface. Sementara ini hanya chipset yang mendukung QuickPath Interface saja yang bisa menggunakan processor ini, misal chipset Intel X58.
- Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor. Rupanya Intel cukup terkesan dengan pesaingnya –AMD yang sudah sejak lama menggunakan teknologi ini.
- Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. Tentu saja kapasitas memori yang bisa disupport oleh processor ini akan semakin besar.
- Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.
- Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor) , memory controller (kontrol memori), dan cache berada dalam satu die.
- Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B ( Socket LGA 1366)
Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core.
Jenis-jenis processor Core i7 yang sudah dirilis adalah jenis Extreem Edition dan yang biasa, beberapa diantaranya adalah :
- Core i7 965 Extrem Edition , dengan Clock 3,2 Ghz, 8 MB L3 Cache , 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 940, dengan Clock 2,93 Ghz, 8 MB L3 cache, 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 920, dengan Clock 2,66 Ghz ,8 MB L3 Cache, 45 nm, Socket LGA 1366
Sumber:
ü http://staff.unud.ac.id
ü http://brendymals.blogspot.com
ü http://honemanga.multiply.com
ü http://koranbaru.com
Minggu, 05 Desember 2010
FUNGSI-FUNGSI TOMBOL PADA KEYBOARD
Dokumen ini menguraikan kunci pada papan tombol mu dan sebagian dari fungsi yang tersedia ketika kunci digunakan kombinasi satu sama lain. Orang-Orang yang mempunyai tergantung pada jenis papan tombol menyediakan bersama dengan PC mu. Mungkin saja suatu enanched, jenis standard atau bahkan yang XT ( versi lebih tua). Di bawah adalah suatu contoh yang khas digunakan diseluruh Universitas Bristol.
Perintah keyboard
Enter : Kunci ini digunakan untuk mengirimkan cursor kepada permulaan garis yang berikutnya ( sebagai contoh ketika mengetik teks secara singkat memproses paket). suatu perintah kepada komputer untuk melaksanakan perintah itu mengetik.
Backspace : Yang digunakan untuk Hapus satu karakter pada waktu yang sama di sebelah kiri cursor. Kamu dapat juga klik dan menyeret untuk menyoroti teks dan kemudian tekan Backspace menyetem untuk menghapus teks.
Tab : Rekening di-set yang digunakan untuk memposisikan suatu dokumen. Posisi Rekening Pengaturan mengijinkan kamu untuk pindah;gerakkan cursor untuk menggambarkan posisi, sebagai contoh ketika mengetik figur di dalam kolom. yang digunakan Bersama dengan Kunci Pergeseran yang kamu dapat melompat kepada posisi rekening yang sebelumnya.
Shift : Perubahan Huruf kecil menulis huruf ke huruf besar, dan angka-angka ke lambang. Ada pada umumnya dua kunci ini.
Caps Lock : Perubahan Huruf kecil menulis huruf ke huruf besar ( angka-angka tidaklah terpengaruh). Capslock Gaya diaktipkan dengan menekan kunci itu sekali ketika dan ditandai oleh suatu cahaya ringan pada panel di atas klasifikasi keypad. Tekan kunci itu lagi untuk kembali ke ragam normal.
Esc : terutama semata Gunakan untuk batalkan suatu perintah ( sebagai ganti menekan Masuk) atau untuk lepas dari suatu proses yang mungkin di dalam suatu keadaan gasal.
Alt (Alternate) : yang digunakan Bersama dengan lain kunci untuk masuk kata kunci. Juga digunakan untuk masuk KODE ASCII dengan menekan Alt merupakan Kunci dan memasuki klasifikasi keypad.
Alt Gr (Alternate) : Hasil yang digunakan untuk karakter yang ketiga menempatkan pada kunci di atas Kunci Rekening.
Ctrl (Control) : Tidak bisa digunakan sendiri. yang digunakan Bersama dengan lain kunci untuk menyelesaikan suatu fungsi spesifik misalnya Ctrl/Alt/Del melaksanakan suatu start kembali sistem. Ada pada umumnya dua kunci ini.
Num Lock : Ijinkan klasifikasi untuk digunakan pada klasifikasi keypad, dibanding cursor mengendalikan kunci. Numlock Gaya diaktipkan dengan menekan kunci sekali ketika dan ditandai oleh suatu pada [atas] panel di atas klasifikasi keypad..
Scroll Lock : Dapat mengendalikan cara cursor kunci kendali beroperasi dalam beberapa program. Banyak aplikasi mengabaikan pengaturan ini. Scrolllock Gaya diaktipkan dengan menekan kunci sekali ketika dan ditandai oleh suatu panel di atas klasifikasi keypad. Tekan kunci lagi untuk kembali ke ragam normal.
Delete/Del : Hapus karakter di sebelah kanan cursor memposisikan. Teks yang sisa[nya] pindah;gerakkan satu cursor memposisikan kepada yang kiri, untuk/karena masing-masing karakter menghapus. Kamu dapat juga klik dan menyeret untuk menyoroti teks dan kemudian tekan Hapus kunci untuk menghapus teks.
Insert/Ins : Memasukkan/Menyisipkan karakter di dalam satu baris teks. Teks yang sisa gerakkan satu cursor memposisikan di sebelah kanan untuk masing-masing karakter memasukkan/menyisipkan.
SysRq (System Request) : Yang digunakan Oleh sistem operasi dan aplikasi- perubah aksi yang tergantung pada program menggunakan.
Print Screen (Prt Sc) : Cetakan Segalanya mempertunjukkan pada layar suatu pencetak dipasang.
Home Pindah Gerakkan cursor mu kepada permulaan garis yang sekarang dari karakter diketik.
PgUp (Page Up) : Pindah Gerakkan cursor mu halaman informasi atas.
PgDn (Page Down) : Pindah Gerakkan cursor mu menurun satu halaman informasi.
End : Pindah Gerakkan cursor mu kepada ujung garis yang sekarang dari karakter diketik.
Read More..
Perintah keyboard
Enter : Kunci ini digunakan untuk mengirimkan cursor kepada permulaan garis yang berikutnya ( sebagai contoh ketika mengetik teks secara singkat memproses paket). suatu perintah kepada komputer untuk melaksanakan perintah itu mengetik.
Backspace : Yang digunakan untuk Hapus satu karakter pada waktu yang sama di sebelah kiri cursor. Kamu dapat juga klik dan menyeret untuk menyoroti teks dan kemudian tekan Backspace menyetem untuk menghapus teks.
Tab : Rekening di-set yang digunakan untuk memposisikan suatu dokumen. Posisi Rekening Pengaturan mengijinkan kamu untuk pindah;gerakkan cursor untuk menggambarkan posisi, sebagai contoh ketika mengetik figur di dalam kolom. yang digunakan Bersama dengan Kunci Pergeseran yang kamu dapat melompat kepada posisi rekening yang sebelumnya.
Shift : Perubahan Huruf kecil menulis huruf ke huruf besar, dan angka-angka ke lambang. Ada pada umumnya dua kunci ini.
Caps Lock : Perubahan Huruf kecil menulis huruf ke huruf besar ( angka-angka tidaklah terpengaruh). Capslock Gaya diaktipkan dengan menekan kunci itu sekali ketika dan ditandai oleh suatu cahaya ringan pada panel di atas klasifikasi keypad. Tekan kunci itu lagi untuk kembali ke ragam normal.
Esc : terutama semata Gunakan untuk batalkan suatu perintah ( sebagai ganti menekan Masuk) atau untuk lepas dari suatu proses yang mungkin di dalam suatu keadaan gasal.
Alt (Alternate) : yang digunakan Bersama dengan lain kunci untuk masuk kata kunci. Juga digunakan untuk masuk KODE ASCII dengan menekan Alt merupakan Kunci dan memasuki klasifikasi keypad.
Alt Gr (Alternate) : Hasil yang digunakan untuk karakter yang ketiga menempatkan pada kunci di atas Kunci Rekening.
Ctrl (Control) : Tidak bisa digunakan sendiri. yang digunakan Bersama dengan lain kunci untuk menyelesaikan suatu fungsi spesifik misalnya Ctrl/Alt/Del melaksanakan suatu start kembali sistem. Ada pada umumnya dua kunci ini.
Num Lock : Ijinkan klasifikasi untuk digunakan pada klasifikasi keypad, dibanding cursor mengendalikan kunci. Numlock Gaya diaktipkan dengan menekan kunci sekali ketika dan ditandai oleh suatu pada [atas] panel di atas klasifikasi keypad..
Scroll Lock : Dapat mengendalikan cara cursor kunci kendali beroperasi dalam beberapa program. Banyak aplikasi mengabaikan pengaturan ini. Scrolllock Gaya diaktipkan dengan menekan kunci sekali ketika dan ditandai oleh suatu panel di atas klasifikasi keypad. Tekan kunci lagi untuk kembali ke ragam normal.
Delete/Del : Hapus karakter di sebelah kanan cursor memposisikan. Teks yang sisa[nya] pindah;gerakkan satu cursor memposisikan kepada yang kiri, untuk/karena masing-masing karakter menghapus. Kamu dapat juga klik dan menyeret untuk menyoroti teks dan kemudian tekan Hapus kunci untuk menghapus teks.
Insert/Ins : Memasukkan/Menyisipkan karakter di dalam satu baris teks. Teks yang sisa gerakkan satu cursor memposisikan di sebelah kanan untuk masing-masing karakter memasukkan/menyisipkan.
SysRq (System Request) : Yang digunakan Oleh sistem operasi dan aplikasi- perubah aksi yang tergantung pada program menggunakan.
Print Screen (Prt Sc) : Cetakan Segalanya mempertunjukkan pada layar suatu pencetak dipasang.
Home Pindah Gerakkan cursor mu kepada permulaan garis yang sekarang dari karakter diketik.
PgUp (Page Up) : Pindah Gerakkan cursor mu halaman informasi atas.
PgDn (Page Down) : Pindah Gerakkan cursor mu menurun satu halaman informasi.
End : Pindah Gerakkan cursor mu kepada ujung garis yang sekarang dari karakter diketik.
KEAMANAN SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET
KEAMANAN SISTEM INFORMASI
BERBASIS INTERNET
1. Pada dasrnya hanya ingin tahu sistem dan data yang pada suatu jaringan komputer yang dijadikan sasaran. Penyusup yang bertujuan seperti ini disebut dengan the curious.
2. Membuat sistem jaringan komputer menjadi down, atau mengubah tampilan situs web atau hanya ingin membuat organisasi pemilik jaringan komputer sasaran harus mengeluarkan uang dan waktu untuk memulihkan jaringan komputernya. Penyusup yang mempunyai tujuan seperti ini sering disebut dengan the Malicious.
3. Berusaha untuk menggunakan sumber daya didalam sistem jaringan komputer untuk memperoleh popularitas. Penyusup jenis ini sering disebut dengan the high-profile intruder.
4. Ingin tahu data apa yang ada di jaringan komputer sasaran untuk selanjutnya dimanfaatkan untuk mendapatkan uang. Penyusup jenis ini sering disebut dengan the competition.
Kelemahan
Kelemahan menggambarkan seberapa kuat sistem keamanan suatu jaringan komputer terhadap jaringan komputer yang lain, dan kemungkinan bagi seseorang untuk mendapat akses illegal kedalamnya. Resiko apa yang bakal dihadapi bila seseorang berhasil membobol sistem keamanan suatu jaringan komputer? Tentu saja, perhatian yang harus dicurahkan terhadap sambungan point to point protocol secara dari rumah akan berbeda dengan perhatian yang harus dicurahkan terhadap suatu perusahaan yang tersambung ke internet, ada jaringan komputer besar yang lain. Seberapa besar waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan kembali data yang rusak atau yang hilang? Suatu investasi untuk pencegahan akan dapat memakan waktu sepuluh kali lebih cepat dari pada waktu yang diperlukan untuk mendapat kembali data yang hilang atau rusak.
Penyusunan policy system keamanan
Policy keamanan situs
Suatu organisasi dapat mempunyai lebih dari satu situs, dimana setiap situs mempunyai jaringan sendiri. Bila organisasi besar, maka sangat dimungkinkan situs-situs tersebut mempunyai administrasi jaringan yang dibedakan menurut tujuan tertentu. Bila situs-situs ini tidak terhubung melalui intranet, tiap situs mungkin memiliki policy keamanan sendiri. Bagaimanapun, bila situs-situs tersebut terhubung melalui intranet, maka policy keamanan harus mencakup tujuan dari semua situs yang terhubung.
Pada umunya suatu situs adalah sebagai bagian organasisai yang mempunyai beberapa komputer dan sumber daya yang terhubung kedalam suatu jaringan. Sumber daya tersebut misalnya:
1. Workstation.
2. Komputer sebagai host maupun server.
3. Device untuk inter koneksi: gateway, router,bridge, repeater.
4. Terminal server.
5. Perangkat lunak aplikasi dan jaringan.
6. Kabel jaringan.
7. Informasi didalam file dan basis data.
Policy keamanan situs harus memperhatikan pula keamanan terhadap sumber daya tersebut. Karena situs terhubung ke jaringan lain, maka policy keamanan harus memperhatikan kebutuhan keamanan dari semua jaringan yang saling terhubung. Hal ini penting untuk diperhatikan karena kemungkinan policy kemanan situs dapat melindungi situs tersebut, namun berbahaya bagi sumber daya jaringan yang lain. Suatu contoh dari hal ini adalah penggunenn alamat IP dibelakang firewall, dimana alamat IP tersebut sudah digunakan oleh orang lain. Pada kasus ini, penyusupan dapat dilakukan terhadap jaringan dibelakang firewall dengan melakukan IP spoofing. Sebagai catatan, RFC 1244 membahas policy keamanan situs secara detail.
Policy keamanan jaringan
Policy keamanan menyediakan kerangka-kerangka untuk membuat keputusan yang spesifik, misalnya mekanisme apa yang akan digunakan untuk melindungi jaringan dan bagaimana mengkonfigurasi servis-servis. Policy keamanan juga merupakan dasar untuk mengembangkan petunjuk pemograman yang aman untuk diikuti user maupun bagi administrator sistem. Karena Policy keamanan mencakup bahasan yang sangat luas.
Sebuah Policy keamanan mencakup hal-hal berikut ini:
1. Deskripsi secara detail tentang lingkungan teknis, hukum yang berlaku otoritas bagi Policy tersebut dan filosofi dasar untuk digunakan pada saat menginterpretasikan Policy tersebut.
2. Analisa resiko yang mengidentifikasi asset-aset situs, ancaman yang dihadapi oleh aset-aset tersebut, dan biaya yang harus dikeluarkan untuk berusaha atau kehilangan aset-aset tersebut.
3. Petunjuk bagi administrator system untuk mengelola sistem.
4. Defenisi bagi user tentang hal-hal yang boleh dilakukan.
5. Petunjuk untuk kompromi terhadap media dan penerapan hukum yang ada, serta memutuskan apakah ada penyusup atau mematikan sistem dan kemudian memulihkannya lagi.
Faktor yang berpengaruh terhadap Policy antara lain adalah:
1. Komitmen dari pengelola jaringan.
2. Dukungan teknologi untuk menerapkan keamanan tersebut.
3. Keefektifan penyebaran Policy tersebut.
4. Kesadaran semua user jaringan terhadap keamanan jaringan.
Pihak pengelola jaringan komputer mengatur tanggung jawab terhadap keamanan jaringan, menyediakan training untuk personel-personel yang bertugas dibidang keamanan jaringan, dan mengalokasikan dana untuk keamanan jaringan. Yang termasuk pilihan-pilihan teknis yang dapat digunakan untuk mendukung keamanan jaringan komputer antara lain:
1. Authentikasi terhadap sistem.
2. Audit sistem untuk akuntabilisasi dan rekonstruksi.
3. Enkripsi terhadap sistem untuk penyimpanan dan pengiraman data penting
4. Tool-tool jaringan, misalnya freewall dan proxy.
Hal-hal praktis untuk mendukung keamanan jaringan
Dibawah ini adalah hal-hal praktis yang perlu dilakukan untuk mendukung keamanan jaringan komputer, antara lain:
1. Memastikan semua account mempunyai password yang sulit untuk ditebak. Akan lebih baik bila nenggunakan OTP (Once Time Password).
2. Menggunakan tool, misalnya MD5 checksums, sebuah teknik kriptografi untuk memastikan intergritas perangkat lunak sistem.
3. Menggunakan teknik pemrograman yang aman pada saat menggunakan perangkat lunak.
4. Selalu bersikap waspada terhadap penggunann dan konfigurasi jaringan komputer.
5. Memeriksa secara rutin apakah vendor memilki perbaikan-pebaikan terhadap lubang keamanan yang terbaru, dan selalu menjaga sistem selalu mengalami upgrading terhadap kemanan.
6. Memeriksa secara rutin dokumen-dokumen dan artikel online tentang bahaya keamanan dan teknik menagatasinya. Dokumen dan artikel seperti ini daapat ditemukan pada situs-situs milik insident response teams, misalnya CERT(Computer Emergency Response Teams-http://www.cert.org)
7. Mengaudit sistem dan jaringan, dan secara rutin memeriksa daftar logg. Beberapa situs yang mengalami insiden keamanan melaporkan bahwa audit yang dikumpulkan minim sehingga sulit untuk mendeteksi dan melacak penyusupan.
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
Purbo, Onno W.2000; Keamanan Jaringan Internet, Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Read More..
BERBASIS INTERNET
Abstract: kenapa pentingnya keamanan internet? Ini menjadi suatu keharusan bagi para pengguna internet. Karena jaringan internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Para pembobol biasanya mencuri data yang ada bahkan bisa juga merusak merusak data. Dengan membuat keamanan jaringan internet kita dapat menyimpan data-data dengan aman dari para pembobol sistem keamanan internet.
Key words: komputer, internet, penyusup, keamanan, policy.
Pada era global seperti sekarang ini, kemanan sistem informasi berbasis internet menjadi suatu keharusan untuk diperhatikan, karena jaringan komputer internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu komputer kekomputer yang lain didalam internet, data itu akan melewati sejumlah komputer yang lain yang berarti akan memberi kesempatan pada user internet yang lain untuk menyadap atau mengubah data tersebut. Kecuali suatu komputer terkunci didalam ruangan yang mempunyai akses terbatasdan komputer tersebut tidak terhubung keluar dari ruangan itu, maka komputer tersebut tidak aman. Pembobolan sistem keamanan di internet terjadi hampir tiap hari diseluruh dunia.
Sistem keaman jaringan komputer yang terhubung di internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi investasi dan sumber daya didalam jaringan komputer tersebut secara efektif. Sebelum mulai mengamankan suatu jaringan komputer, harus ditentukan lebih dahulu tingkat ancaman(threat) yang harus diatasi, dan resiko yang harus diambil maupun yang harus dihindari. Untuk itu, jaringan komputer harus danalisa untuk mengetahui apa yang harus diamankan, untuk apa diamankan, seberapa besar nilainya, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap atas data dan aset-aset lain didalam jaringan komputer tersebut. Dibawah ini adalah hal-hal yang harus dimengerti dalam perencanaan kebijaksanaan(policy) keamanan jaringan komputer:
Resiko
Resiko adalah suatu kemungkinan dimana penyusup berhasil mengakses komputer didalam jaringan yang dilindungi. Apakah penyusup dapat membaca, menulis atau mengeksekusi suatu file yang dapat mengakibatkan kerugian terhadap organisasi pemilik jaringan komputer tersebut? Apakah penyusup dapat merusak data yang penting? Seberapa besar hal-hal tersebut dapat mengakibatkan kerugianterhadap pemilik jaringan komputer? Harus diingat pula bahwa siapa saja yang dapat memperoleh akses terhadap suatu account, maka dia dapat menyamar sebagai pemilik account. Dengan kata lain, dengan adanya satu account yang tidak aman didalam suatu sistem jaringan komputer dapat berakibat seluruh jaringan komputer menjadi tidak aman.
Ancaman(threat)
Pada dasarnya, ancaman dating dari seseorang yang mempunyai keinginan memperoleh akses ilegal kedalam suatu jaringan komputer. Oleh karena itu harus ditentukan siapa saja yang diperbolehkan mempunyai akses legal kedalam sistem, dan ancaman-ancaman yang dapat mereka timbulkan. Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh penyusup, dan akan sangat berguna bila dapat membedakan mereka pada saat merencanakan sistem keamanan jaringan komputer. Beberapa tujuan para penyusup antara lain:
Key words: komputer, internet, penyusup, keamanan, policy.
Pada era global seperti sekarang ini, kemanan sistem informasi berbasis internet menjadi suatu keharusan untuk diperhatikan, karena jaringan komputer internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu komputer kekomputer yang lain didalam internet, data itu akan melewati sejumlah komputer yang lain yang berarti akan memberi kesempatan pada user internet yang lain untuk menyadap atau mengubah data tersebut. Kecuali suatu komputer terkunci didalam ruangan yang mempunyai akses terbatasdan komputer tersebut tidak terhubung keluar dari ruangan itu, maka komputer tersebut tidak aman. Pembobolan sistem keamanan di internet terjadi hampir tiap hari diseluruh dunia.
Sistem keaman jaringan komputer yang terhubung di internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi investasi dan sumber daya didalam jaringan komputer tersebut secara efektif. Sebelum mulai mengamankan suatu jaringan komputer, harus ditentukan lebih dahulu tingkat ancaman(threat) yang harus diatasi, dan resiko yang harus diambil maupun yang harus dihindari. Untuk itu, jaringan komputer harus danalisa untuk mengetahui apa yang harus diamankan, untuk apa diamankan, seberapa besar nilainya, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap atas data dan aset-aset lain didalam jaringan komputer tersebut. Dibawah ini adalah hal-hal yang harus dimengerti dalam perencanaan kebijaksanaan(policy) keamanan jaringan komputer:
Resiko
Resiko adalah suatu kemungkinan dimana penyusup berhasil mengakses komputer didalam jaringan yang dilindungi. Apakah penyusup dapat membaca, menulis atau mengeksekusi suatu file yang dapat mengakibatkan kerugian terhadap organisasi pemilik jaringan komputer tersebut? Apakah penyusup dapat merusak data yang penting? Seberapa besar hal-hal tersebut dapat mengakibatkan kerugianterhadap pemilik jaringan komputer? Harus diingat pula bahwa siapa saja yang dapat memperoleh akses terhadap suatu account, maka dia dapat menyamar sebagai pemilik account. Dengan kata lain, dengan adanya satu account yang tidak aman didalam suatu sistem jaringan komputer dapat berakibat seluruh jaringan komputer menjadi tidak aman.
Ancaman(threat)
Pada dasarnya, ancaman dating dari seseorang yang mempunyai keinginan memperoleh akses ilegal kedalam suatu jaringan komputer. Oleh karena itu harus ditentukan siapa saja yang diperbolehkan mempunyai akses legal kedalam sistem, dan ancaman-ancaman yang dapat mereka timbulkan. Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh penyusup, dan akan sangat berguna bila dapat membedakan mereka pada saat merencanakan sistem keamanan jaringan komputer. Beberapa tujuan para penyusup antara lain:
1. Pada dasrnya hanya ingin tahu sistem dan data yang pada suatu jaringan komputer yang dijadikan sasaran. Penyusup yang bertujuan seperti ini disebut dengan the curious.
2. Membuat sistem jaringan komputer menjadi down, atau mengubah tampilan situs web atau hanya ingin membuat organisasi pemilik jaringan komputer sasaran harus mengeluarkan uang dan waktu untuk memulihkan jaringan komputernya. Penyusup yang mempunyai tujuan seperti ini sering disebut dengan the Malicious.
3. Berusaha untuk menggunakan sumber daya didalam sistem jaringan komputer untuk memperoleh popularitas. Penyusup jenis ini sering disebut dengan the high-profile intruder.
4. Ingin tahu data apa yang ada di jaringan komputer sasaran untuk selanjutnya dimanfaatkan untuk mendapatkan uang. Penyusup jenis ini sering disebut dengan the competition.
Kelemahan
Kelemahan menggambarkan seberapa kuat sistem keamanan suatu jaringan komputer terhadap jaringan komputer yang lain, dan kemungkinan bagi seseorang untuk mendapat akses illegal kedalamnya. Resiko apa yang bakal dihadapi bila seseorang berhasil membobol sistem keamanan suatu jaringan komputer? Tentu saja, perhatian yang harus dicurahkan terhadap sambungan point to point protocol secara dari rumah akan berbeda dengan perhatian yang harus dicurahkan terhadap suatu perusahaan yang tersambung ke internet, ada jaringan komputer besar yang lain. Seberapa besar waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan kembali data yang rusak atau yang hilang? Suatu investasi untuk pencegahan akan dapat memakan waktu sepuluh kali lebih cepat dari pada waktu yang diperlukan untuk mendapat kembali data yang hilang atau rusak.
Penyusunan policy system keamanan
Policy keamanan situs
Suatu organisasi dapat mempunyai lebih dari satu situs, dimana setiap situs mempunyai jaringan sendiri. Bila organisasi besar, maka sangat dimungkinkan situs-situs tersebut mempunyai administrasi jaringan yang dibedakan menurut tujuan tertentu. Bila situs-situs ini tidak terhubung melalui intranet, tiap situs mungkin memiliki policy keamanan sendiri. Bagaimanapun, bila situs-situs tersebut terhubung melalui intranet, maka policy keamanan harus mencakup tujuan dari semua situs yang terhubung.
Pada umunya suatu situs adalah sebagai bagian organasisai yang mempunyai beberapa komputer dan sumber daya yang terhubung kedalam suatu jaringan. Sumber daya tersebut misalnya:
1. Workstation.
2. Komputer sebagai host maupun server.
3. Device untuk inter koneksi: gateway, router,bridge, repeater.
4. Terminal server.
5. Perangkat lunak aplikasi dan jaringan.
6. Kabel jaringan.
7. Informasi didalam file dan basis data.
Policy keamanan situs harus memperhatikan pula keamanan terhadap sumber daya tersebut. Karena situs terhubung ke jaringan lain, maka policy keamanan harus memperhatikan kebutuhan keamanan dari semua jaringan yang saling terhubung. Hal ini penting untuk diperhatikan karena kemungkinan policy kemanan situs dapat melindungi situs tersebut, namun berbahaya bagi sumber daya jaringan yang lain. Suatu contoh dari hal ini adalah penggunenn alamat IP dibelakang firewall, dimana alamat IP tersebut sudah digunakan oleh orang lain. Pada kasus ini, penyusupan dapat dilakukan terhadap jaringan dibelakang firewall dengan melakukan IP spoofing. Sebagai catatan, RFC 1244 membahas policy keamanan situs secara detail.
Policy keamanan jaringan
Policy keamanan menyediakan kerangka-kerangka untuk membuat keputusan yang spesifik, misalnya mekanisme apa yang akan digunakan untuk melindungi jaringan dan bagaimana mengkonfigurasi servis-servis. Policy keamanan juga merupakan dasar untuk mengembangkan petunjuk pemograman yang aman untuk diikuti user maupun bagi administrator sistem. Karena Policy keamanan mencakup bahasan yang sangat luas.
Sebuah Policy keamanan mencakup hal-hal berikut ini:
1. Deskripsi secara detail tentang lingkungan teknis, hukum yang berlaku otoritas bagi Policy tersebut dan filosofi dasar untuk digunakan pada saat menginterpretasikan Policy tersebut.
2. Analisa resiko yang mengidentifikasi asset-aset situs, ancaman yang dihadapi oleh aset-aset tersebut, dan biaya yang harus dikeluarkan untuk berusaha atau kehilangan aset-aset tersebut.
3. Petunjuk bagi administrator system untuk mengelola sistem.
4. Defenisi bagi user tentang hal-hal yang boleh dilakukan.
5. Petunjuk untuk kompromi terhadap media dan penerapan hukum yang ada, serta memutuskan apakah ada penyusup atau mematikan sistem dan kemudian memulihkannya lagi.
Faktor yang berpengaruh terhadap Policy antara lain adalah:
1. Komitmen dari pengelola jaringan.
2. Dukungan teknologi untuk menerapkan keamanan tersebut.
3. Keefektifan penyebaran Policy tersebut.
4. Kesadaran semua user jaringan terhadap keamanan jaringan.
Pihak pengelola jaringan komputer mengatur tanggung jawab terhadap keamanan jaringan, menyediakan training untuk personel-personel yang bertugas dibidang keamanan jaringan, dan mengalokasikan dana untuk keamanan jaringan. Yang termasuk pilihan-pilihan teknis yang dapat digunakan untuk mendukung keamanan jaringan komputer antara lain:
1. Authentikasi terhadap sistem.
2. Audit sistem untuk akuntabilisasi dan rekonstruksi.
3. Enkripsi terhadap sistem untuk penyimpanan dan pengiraman data penting
4. Tool-tool jaringan, misalnya freewall dan proxy.
Hal-hal praktis untuk mendukung keamanan jaringan
Dibawah ini adalah hal-hal praktis yang perlu dilakukan untuk mendukung keamanan jaringan komputer, antara lain:
1. Memastikan semua account mempunyai password yang sulit untuk ditebak. Akan lebih baik bila nenggunakan OTP (Once Time Password).
2. Menggunakan tool, misalnya MD5 checksums, sebuah teknik kriptografi untuk memastikan intergritas perangkat lunak sistem.
3. Menggunakan teknik pemrograman yang aman pada saat menggunakan perangkat lunak.
4. Selalu bersikap waspada terhadap penggunann dan konfigurasi jaringan komputer.
5. Memeriksa secara rutin apakah vendor memilki perbaikan-pebaikan terhadap lubang keamanan yang terbaru, dan selalu menjaga sistem selalu mengalami upgrading terhadap kemanan.
6. Memeriksa secara rutin dokumen-dokumen dan artikel online tentang bahaya keamanan dan teknik menagatasinya. Dokumen dan artikel seperti ini daapat ditemukan pada situs-situs milik insident response teams, misalnya CERT(Computer Emergency Response Teams-http://www.cert.org)
7. Mengaudit sistem dan jaringan, dan secara rutin memeriksa daftar logg. Beberapa situs yang mengalami insiden keamanan melaporkan bahwa audit yang dikumpulkan minim sehingga sulit untuk mendeteksi dan melacak penyusupan.
KESIMPULAN
Zaman sekarang internet sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Tapi masih banyak diantara para penggunanya yang belum tahu bahwa keamanan data-data yang tersimpan di internet belumlah aman.
Oleh karena itu pengamanan komputer dari para pembobol sangatlah penting. Karena jika para pembobol berhasil masuk lalu mengambil data dan bahkan merusak data kita maka dana untuk memperbaiki dan mengembalikan data yang hilang sangatlah mahal dan membutuhkan waktu yang lama.
Cara pengamanan di internet bisa menggunakan beberapa cara. Diantaranya:
1. Penyusunan Policy Keamanan Situs.
2. Penyusunan Policy Keamanan Jaringan.
Oleh karena itu pengamanan komputer dari para pembobol sangatlah penting. Karena jika para pembobol berhasil masuk lalu mengambil data dan bahkan merusak data kita maka dana untuk memperbaiki dan mengembalikan data yang hilang sangatlah mahal dan membutuhkan waktu yang lama.
Cara pengamanan di internet bisa menggunakan beberapa cara. Diantaranya:
1. Penyusunan Policy Keamanan Situs.
2. Penyusunan Policy Keamanan Jaringan.
DAFTAR PUSTAKA
Purbo, Onno W.2000; Keamanan Jaringan Internet, Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Read More..
Langganan:
Komentar (Atom)